Wisuda Kelas XII Tahun Pelajaran 2018-2019

diesnat67

Ada yang berbeda dengan acara pelepasan siswa (wisuda) kelas XII tahun ini, karena wisuda tahun ini dilaksanakan di gedung pertemuan tidak seperti pada wisuda-wisuda tahun sebelumnya yang selalu diadakan di sekolah. Hal ini dikarenakan wisuda tahun ini bertepatan dengan pelaksanaan ibadah puasa Ramadan tahun 1440H. Oleh sebab itu, pihak sekolah memutuskan melaksanakan wisuda di gedung pertemuan yang bertempat di Gedung HA. Djunaid Convetion Center Buaran.

Acara yang dimulai pada pukul 13:00wib dan berakhir pukul 16:00wib ini dibuka dengan penampilan tari gambyong dari 3 siswa yang mengikuti ekstrakurikuler sendratari, meskipun dalam suasan berpuasa, ketiga siswa tersebut dapat menampilkan tarian yang begitu indah dan mempesona para hadirin yang telah padat menempati kursi yang disediakan oleh panitia. Kurang lebih 700 tempat duduk disiapkan oleh panitia semuanya terisi penuh tanpa tersisa satupun kuris kosong di ruangan wisuda.

Antusiasme wali murid yang ingin menyaksikan putra-putrinya diwisuda menjadikan suasana di ruangan wisuda menjadi lebih hangat dan hikmat. Terlebih lagi saat penampilan dari perwakilan kelas XII (Ravi dan Raya) yang membawakan lagu milik Tulus yang berjudul Monokrom membuat suasana wisuda menjadi seketika sedikit haru karena para siswa yang akan berwisuda berhamburan menghampiri orang tua mereka dan memberikan bunga serta pelukan kepada mereka yang telah berjasa membesarkan dengan penuh kasih sayang hingga lulus SMA.

Suasa kembali hikmat saat prosesi wisuda berlangsung, dimana kurang lebih 310 siswa kelas XII resmi diwisuda dan dinyatakan lulus dari SMA 1 Pekalongan dengan prestasi yang luar biasa karena 20 siswa berhasil meraih nilai sempurna 100, sedangkan 2 orang diantaranya berhasil mendapatkan nilai 100 untuk dua mata pelajaran sekaligus, yaitu atas nama siswa Agus Setiawan dan Rayhan Algiffari Azizi yang keduanya meraih nilai 100 untuk mata pelajaran Fisika dan Matematik. Selain itu, spesialnya juga, ada satu siswa SMANSA yang berhasil meraih nilai 100 untuk mata pelajaran Bahasa Indonesia, yaitu siswa atas nama Putri Zulfa Nur Admiya.

Acara wisuda berubah menjadi riuh saat pengumuman siswa berpestasi, dimana ada 4 kategori siswa berperstasi dan satu tambahan penghargaan dari Yayasan P2B (Perduli Bangsaku) untuk siswa yang menginpirasi namun memiliki kekurangan dalam hal ekonomi. Ke-empat kategori adalah [baca selengkapnya]

1 Comment

  • diesnat67
  • Redaksi May 15, 2019 at 6:42 am - Reply

    tes

Tinggalkan Komentar atau Pesan Anda Disini

This site uses Akismet to reduce spam. Learn how your comment data is processed.

Website Security Test
%d bloggers like this: